Phnom Penh, IslamNews - Perdana Menteri Kamboja Hun Sen menilai kebanyakan media massa seperti jaringan televisi berita CNN dan BBC tidak adil mengaitkan Islam dengan terorisme.
"Sesungguhnya tidak tepat mengaitkan Islam, yang memiliki umat lebih dari satu miliar di seluruh dunia, dengan sejumlah kecil orang melakukan aksi kekerasan," kata PM Hun Sen dalam sambutannya pada pembukaan konferensi internasional mengenai kerjasama antar-iman untuk perdamaian, yang diadakan di ibukota Kamboja, Phnom Penh.
Ia mengutarakan ketika terorisme terjadi di suatu tempat, seorang politiKUS atau media massa akan menghubungkannya dengan umat Muslim secara keseluruhan.
"Terorisme adalah terorisme. Hal itu tidak bisa dihubungkan dengan agama tertentu," kata PM Hun seperti dikutip televisi Australia, ABC.
"Oleh karena itu, semua politikus dan media massa hendaknya mengubah sikap mereka dalam menggunakan kata-kata yang berhubungan dengan Islam," ia menegaskan.
Menurut dia, "Kesalahan terbesar telah dibuat oleh sebagian besar jaringan televisi seperti TV AS CNN, TV Inggris BBC dan TV Perancis TV5."
Konferensi "Dialog Antar-Iman Kawasan Asia Pasifik" tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 10 negara anggota ASEAN, juga dari Australia, Selandia Baru, dan Papua Nugini.(ANTARA/IINA)
Senin, 07 April 2008
CNN Dinilai Tak Adil Terhadap Islam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar